1. Pendahuluan
Rekening Semantik ini digunakan oleh entitas yang bergerak di bidang perdagangan besar (wholesale) dan distribusi barang, seperti:- distributor produk pabrikan,
- grosir bahan kebutuhan rumah tangga, industri, atau FMCG,
- penyalur barang elektronik, makanan, atau bahan bangunan.
- Transaksi B2B (business-to-business) dengan sistem piutang usaha dan termin pembayaran,
- Volume besar, margin tipis, dan pengelolaan stok lintas gudang,
- Umumnya sudah tidak menggunakan PPh Final 0,5%, melainkan PPh Non-Final (Pasal 17),
- Terutang PPN 12% dengan DPP 11/12 atas penyerahan barang kena pajak.
2. Aset (Assets)
2.1 Kas dan Setara Kas
2.2 Piutang Usaha dan Uang Muka
2.3 Persediaan Barang
Keterangan:
in_transitdigunakan untuk pencatatan barang dalam pengiriman antar gudang/distributor.
2.4 Aset Tetap
2.5 Aset Pajak
3. Kewajiban (Liabilities)
3.1 Utang Usaha
3.2 Kewajiban Pajak
3.3 Kewajiban Lain-lain
4. Ekuitas (Equity)
Gunakan struktur umum:5. Pendapatan (Income)
5.1 Pendapatan Penjualan Barang
Penjelasan:
Semua pendapatan dikenakan PPh Non-Final berdasarkan laba bersih.
Transaksi B2B umumnya termasuk objek PPN 12%.
5.2 Pendapatan Lainnya
6. Beban (Expenses)
6.1 Beban Pokok Penjualan (COGS)
6.2 Beban Distribusi
6.3 Beban Operasional
6.4 Beban Administrasi dan Umum
6.5 Beban Pemasaran dan Promosi
6.6 Beban Pajak
7. Akun Penyesuaian (Adjustments)
Digunakan untuk penyesuaian stok, retur penjualan, atau pengakuan biaya akrual.
8. Akun Lain-lain (Miscellaneous)
9. Integrasi dengan Rekening Umum
| Rekening Umum | Rekening Distribusi |
|---|---|
income.sales.product.wholesale.non_final | income.sales.wholesale.goods.non_final |
expenses.cogs.purchase_goods.deductible | expenses.cogs.purchase_goods.deductible |
expenses.tax.pph25.non_final | expenses.tax.pph25.deductible |
10. Contoh Transaksi
| Transaksi | Debit | Kredit |
|---|---|---|
| Penjualan barang ke pelanggan (B2B) | assets.receivable.customer.wholesale | income.sales.wholesale.goods.non_final |
| Pembelian barang dari pabrikan | assets.inventory.goods.finished | liabilities.payable.supplier |
| Pembayaran ongkir pembelian | expenses.cogs.freight_in.deductible | assets.cash.bank.mandiri |
| Pengiriman barang ke cabang | assets.inventory.goods.in_transit | assets.inventory.warehouse.branch |
| Pengakuan beban gaji staf gudang | expenses.operational.payroll.salary.deductible | assets.cash.bank.bca |
| Pembayaran PPh Pasal 25 | expenses.tax.pph25.deductible | assets.cash.bank.bca |
11. Prinsip Umum Rekening Distribusi
-
Non-Final Taxation:
Semua pendapatan dikenakan PPh Non-Final (Pasal 17) dan PPN 12%, sehingga seluruh biaya terkait bersifat deductible. -
Integrasi Stok & Piutang:
Sistem akun mencerminkan siklus distribusi penuh: pembelian → stok → penjualan → piutang → pembayaran. -
Deskripsi Semantik:
Setiap akun ditulis dalam format deskriptif[rekening].[kategori].[subkategori].[detail].[spesifik]agar mudah dibaca manusia dan sistem. -
Pelaporan Multi-Gudang:
Pathassets.inventory.warehouse.branchdapat diperluas dengan kode cabang (branch01,branch02, dst). -
Kepatuhan Fiskal:
Tag.non_finaldigunakan di seluruh pendapatan utama untuk menegaskan sifat penghasilan non-final.
